WULAN NASHVA KINAURA

Tak terasa, countdown banner “earth day” di blog ini , telah tertulis ” today is earth day “. Artinya, tanggal 22 april ini kita telah sampai lagi pada peringatan hari bumi. Kita diingatkan kembali bahwa bumi yang kita tempati ini sedang sakit, entah mulai kapan dan sampai kapan.

Di bumi yang kita tempati ini berdiam sekitar 10 juta jenis makhluk hidup yang tinggal bersama. Namun saat ini, bumi ini menyimpan banyak masalah lingkungan hidup. Setiap jam-nya , bumi ini telah kehilangan untuk selamanya ( punah ) 2 jenis makhluk hidup dan setiap tahunnya 20.000. jenis binatang mengalami kepunahan.

Berkurangnya spesies hidup ini menurunkan kestabilan ekologi yang terkait dengan rantai makanan dan juga kemampuan memurnikan diri spesies hidup tersebut.

Pemanasan global telah terjadi secara nyata selama 20 abad, dan penyebab utamanya adalah penebangan hutan yang serampangan serta peningkatan pemakaian bahan bakar dari fosil seperti batu bara dan minyak bumi. Suhu rata-rata bumi menjadi lebih tinggi sekitar 0,6 derajat celcius dibandingkan suhu bumi seratus tahun yang lalu. Iklim menjadi lebih hangat, akibatnya menyebabkan kekeringan panjang, kebakaran hutan, banjir dan gelombang dingin.

Pencemaran laut juga tidak kalah hebatnya, padahal lautan merupakan tempat tinggal 90 % dari jumlah makhluk hidup ini. Laut mengendalikan cuaca melalui cara pemancaran panas di musim panas dan penyerapan panas di musim dingin. Selain itu, melakukan penyesuaian suhu lautan melalui perpindahan panas di wilayah khatulistiwa ke kutub melalui air pasang surut.

Masih banyak lagi bila kita uraikan tentang bumi kita yang sedang sakit ini. Namun kita tetap harus peduli. Salah satu program yang ditawarkan adalah 3R movement ( Gerakan tiga R) yaitu Reuse ( gunakan kembali ) : gunakan kembali produk yang bisa dipakai kembali setelah diperbaiki.Reduction ( kurangi ) : yaitu dengan mengurangi kebutuhan rumah tangga seminimal mungkin. Dan Recycling ( daur ulang ) gunakan produk seperti kertas, kaleng, dan botol setelah didaur ulang sebagai sumber-sumber.

Sekecil apapun kita tetap harus berbuat, untuk menyelamatkan bumi ini dari kerusakan yang semakin parah.”Tambahkan cinta kurangi benci” terhadap lingkungan dan segala ciptaan Tuhan. Hijau bumiku, damailah duniaku.
Label: | edit post
5 Responses
  1. salam sejahtera
    saya setuju
    mari menjaga bumi kita dari kerusakan


  2. Yuk kita jaga bumi.... :D


  3. Cintai bumi dengan menjaganya dan tak merusaknya... ^_^


  4. Hari bumi = hari ulang tahunku hehehehe
    Jadi aku gak akan pernah lupa deh


  5. Fortune site Says:

    Salam kenal ya, tukar banner sob... banner rindu sdh nempel n jalan di blog ku... link balik banner ku disini, key?


My Ads