WULAN NASHVA KINAURA
Diam membuat sebuah komunikasi gag jalan. Gag semua orang punya indra keenam atau pandai membaca psikologis orang lain. Karena itu bicara adalah kunci dari segala komunikasi. Jangan diam kalau gag ingin uneg-unegmu terbungkam.

Tapi ada kalanya yang dibutuhkan adalah diam. Karena setan paling menggoda adalah bicara tentang kekurangan orang lain. Sangat mudah bicara tentang kesalahan orang lain, mengkritik yang cuma bersifat menghujat. Karena dibalik kesalahan orang lain adalah kehebatan kita.

Ketika setan itu menggoda, maka diamlah.

Diam bikin kamu selamat dari kata "kualat" karena kamu, aku dan kita gag lebih baik dari mereka yang di hujat. Ada lagi mereka yang diam demi emas di kantongnya. Mereka yang menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan rekeningnya.

Ssst,gag usah banyak komentardeh kamu , masih untung kita bisa makan

Ahh !!! masih untung dan terus mencari hikmah di balik sesuatu itu gag selamanya bikin maju. Apalagi mereka yang terlena pada sistem yang gag ngikutin masanya. Membiarkan suatu hal statis sementara dunia ini begitu dinamis.

Tapi semua adalah pilihan. Diam demi emas bukan hal yang salah, tapi mengejar emas dengan menjatuhkan orang lain, apa mulia?. Diam demi menghalang sebuah perubahan apa bisa dipertahankan?.

Silence is not golden, but your mouth can be a tiger you
Label: | edit post
7 Responses
  1. Nice opinion sist.Aku lebih memilih diem,daripada bertindak kemudian nanti aku salah atau jatuh.


  2. PRofijo Says:

    Bila kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja.....


  3. PRofijo Says:

    Halah malah link-ku salah.....tapi diem aja deh...:D


  4. Saya setuju apa yg dikatakan prof.. Diam itu seperti emas,


  5. Halooooo apa kabar?


  6. Robot China Says:

    ASSALAMUALAIKUM



My Ads